Hospital ohh Hospital (1)

Sabtu, Desember 24, 2011 di Sabtu, Desember 24, 2011

Cukup lama tak mengunjungi blog ini. Dipenghujung tahun 2011 ini beberapa moment kisah tak sempat sy tuliskan. Moga2 tahun dpn semangat nulisnya kembali meningkat seiring dgn harapan harapan ditahun mendatang.

Ini kali pertama sy posting via blackberry. Kali pertama juga nulis tepat waktu. Biasanya sieh via PC. Bb jadul type curve 8530 gemini yg sy rasa masih cukup membantulah kalo tuk sekedar berkomunikasi dan berjejaring social. Aksesnya ckup baik meski sudah bnyk bb generasi brikutnya yg lbh canggih dan menawarkan bnyak gadget.

Saat ini sy duduk sendiri menunggu bpk yg kembali terbaring di RS. Bhayangkara Mks. Tuk kesekian kalinya dlm tahun ini dia kembali harus menjalani perawatan dan terapi asma nya. Masih jelas dlm ingatan sekitar 2 minggu lalu ia keluar kini harus masuk lagi. Mgkin msh imbas dari kecapaian dan riwayat penyakitnya yg memang sudah ada jauh sebelum menunaikan ibadah haji plus bulan lalu.

Kondisinya skg sudah cukup baik kembali. Yg sedikit merisaukan adalah kali ini beliau tak sendiri tetapi harus ditemani dgn kakak sulung yg harus menjalani operasi tumor kandungan. Sang kakak jg baru mengetahui kalo ternyata sakit perutnya selama ini sudah mengarah ke tumor. Namanya orang tua, Mungkin inilah yg membuat pikiran bapak kembali sedikit `terusik`.

Sewaktu pulang haji beliau sudah memakai kursi roda. Menurut ibu saat sy menjemputnya di soekarno Hatta, bpk kembali jatuh sakit usai menunaikan seluruh kewajiban rukun Haji. Ia tak mampu lagi berjalan sampai tiba di tanah air.

Suasana depan kamar bpk cukup lengang. Yang tampak hanyalah beberapa keluarga penjaga pasien lain yg menggelar tikar didepan kamar. Ibu di ruangan lain juga tengah menjaga kakak yg masih terbaring. Jika memungkinkan, rencananya bsok sy akan mencari kamar kosong supaya mereka bisa disatukan saja dlm satu kamar.

Aihh malam yg sepi. Suasana malam Natal diluar sana sepertinya ramai karena mungkin jg bertepatan dgn malam minggu. Dan saya masih duduk disini menunggu bapak yg sudah tertidur lelap.

0 komentar: