Happy New Year 2012

Sabtu, Desember 31, 2011 di Sabtu, Desember 31, 2011

Tak terasa pergantian tahun tinggal beberapa jam lagi. Berbagai peristiwa sepanjang tahun silih berganti mewarnai hidup. Kita telah mencatatkan beberapa goresan tinta dalam kitab kebajikan. Dan diantaranya juga terselip khilaf dan kesalahan yg membuat rencana hidup menjadi sedikit belok dan melenceng dari tujuan.

Sore terakhir ini setelah kembali dari menjenguk kakak dan bapak yg masih terbaring di RS, sy iseng untuk berolahraga sejenak, mengayuh sepeda kuning kesayangan tuk sekedar berkeliling kota mks. Niat awalnya adalah menunggu sunset dipantai Losari. Empat tahun terakhir ini biasanya saya tak pernah mendapatkan sore. Biasanya saat seperti ini masih harus tinggal dikantor tuk sekedar berceremony kecil dgn teman kantor dalam menyambut tahun baru. Untunglah penanggalan 31 tahun ini jatuh pada hari sabtu dimana hari terakhir tahun sepenuhnya dapat kami rasakan karena bertepatan dgn libur sabtu.

Akhirnya sore itu sendiri saya menyusuri ruas jalan. Terkadang disaat tertentu saya memang lebih senang mengayuh sendiri. Sepertinya lebih bebas kemana saja sesuka hati. melintasi kantor utama kami di Mks sy pun singgah sejenak bersay hello dgn beberapa karyawan yg nampak asyik bermain domino. Suasana jalan raya mulai ramai. Sepertinya mereka semua mulai mempersiapkan acara tahun baruan tuk sebentar malam. Tampak puluhan penjual terompet dan gerobak kuliner disetiap sudut jalan mks sudah mulai sibuk mempersiapkan dagangannya.

Langit sore mks nampak cerah. Tak seperti hari hari sebelumnya dimana Mks terus diguyur hujan sepanjang hari. Belok ke jalan Haji bau nampaknya akses jalan ditutup. Ruas jalan diarahkan terus ke jalan arif rate. Untunglah saya yg bersepeda dpt melalui jln haji bau yg ramai dipenuhi oleh anak anak yg riang bermain bola diaspal jalan.

Losari sore ini mulai padat. Beberapa rambu ditempatkan di setiap sudut membuat arus jalan semakin sempit tapi teratur. Setiap tahunnya pemerintah Mks membuat kebijakan menutup sebahagian jalan besar makassar guna menghindari kemacetan saat malam tahun baru. Sunset tertutup awan yg mendung. Karena tak berhasil melihat sunset akhirnya saya pun terus mengayuh menuju jln Nusantara belok ke sulawesi terus ke ahmad yani-sudirman-veteran-alauddin-hataco indah dan keluar di jalan kumala. Lumayanlah ada sekitar 15 kilo tuk sore ini.

2011 -jembatan kenangan yg layak diabadikan

Alhamdulillah, tak terasa tahun kini akan berganti lagi. Setiap manusia tentu mempunyai cerita disepanjang tahun ini. Saya tak mau neko neko. Biarlah semua mengalir saja. Tentunya juga saya juga mempunyai beberapa harapan ditahun mendatang. Yang pastinya cuman satu yag saya harap semogcuma ditahun depan kakak dan bapak kami yg sekarang masih terbaring di rumah sakit dapat segera sembuh dan kembali berkumpul ditengah keluarga. Amin

0 komentar: