Primordialisme !!

Rabu, Mei 20, 2009 di Rabu, Mei 20, 2009


Genderang mulai di tabuh. Gemuruh sorak sorai para simpatisan pilpres sepertinya akan kembali menghiasi hari hari. Wajah Ibu Pertiwi akan kembali berwarna dengan berbagai janji dan tagline dari tiga pasangan capres periode 2009-2013. Dan akan terus memuncak hingga jelang seminggu sebelum hari H tentunya (8Juli 2009)

Mungkin ini adalah keniscayaan publik. Tak bisa di pungkiri bahwa pesta demokrasi terakbar ini telah berhasil menyita perhatian masyarakat. Sejenak menenggelamkan beberapa permasalah krusial yg sempat juga menghiasi layar kaca beberapa waktu lalu. Masing2 tim pemenangan capres terkait saling berlomba tuk menarik simpati dengan menebar kantung2 simpatisan, sekedar menambah pundi pundi suara tuk memenangkan kompetisi kursi nomor satu di Indonesia.

Nah, masih dalam euforia pilpres 2009, eloklah kiranya jika sebagai warga negara yg (merasa) baik, tentunya berkompeten juga untuk memberikan sudut pandang dan persepsi tersendiri dalam melihat peta perpolitikan di Indonesia sekarang. Telalu naiflah kiranya jika saya tidak mengkitabkan beberapa kesah, sekedar menasbihkan beberapa pendapat dan opini meskipun itu sifatnya hanya sementara.

1. Indonesia spertinya masuk kategori latah akut. Hanya karena melihat OBAMA sukses berkampanye lwat fezbuk, eh beberapa diantaranya ikutan menjaring simpatisan dengan harapan dapat mengelembungkan suara.. tanpa disadari bahwa penguna internet di Indonesia masih berkisar 20% dari jumlah penduduk di Indonesia.. Efektif ngga sieh?

2. Sebagai negara kepulauan yg terdiri dari berbagai suku dan ras memang menjadi lahan yang empuk dalam memanfaatkan ikatan emosional. Membangun kepercayaan berdasar primordialisme, politik perkauman, atau mengkristalnya subkultur. Jawa memilih jawa, non jawa pun sama adanya. Sebagian besar rakyat dan elite masih mengandalkan isu primordial dalam pesta demokrasi yang sebenarnya, Membentuk opini publik yg (mgkn) kurang rasional, akal sehat, pertimbangan sehingga akhinrya emosi meengalahkan segalanya..

3. Semoga ini bukan fenomena indeks pengetahuan rakyat dan pola demokrasinya yg rendah. Ibarat Kemarau setahun dihapus hujan, sepak terjang selama ini tidak lagi di indahkan. Yang ada hanyalah hujan kritikan, cemooh bahkan sindiran yang menyiratkan ketidak percayaan lag masyarakat tanpa elite penguasa..

Kadang kala timbul rasa welas asih juga melihat para calon pemimpin kita sekarang. Kadang di cela bahkan dihujat. Tanpa lagi melihat track record orang sebelum mengambil asumsi atau bahkan menjustice .. Perlu di ingat, kemungkinan baru beberapa waktu lalu kita mengenal mereka.. Seiring sejalan barulah pada masa bulan madu musim kampanye ini, kita lebih menfokuskan diri untuk mengenal mereka lebih jauh dan mendetail. Nah, apakah kita selalu bersama mereka di tahun2 sebelumnya? memperhatikan polah tingkah dan mengkategorikan mereka dalam raport biru atau mungkin merah sepanjang riwayat dari lahir sampai sekarang? Tak ada salahnya, saya sedikit berapriori, bisa jadi terkadang kita hanya menerima begitu saja isyu miring mengenai sepak terjang dan perilaku dan isyu2 negatif yg dihembuskan oleh selentingan orang yg ingin mengambil keuntungan didalamnya.

4. Memanfaatkan primordialisme untuk kepentingan politik. Entah disadari atau tidak, primordialisme terutama isu agama dan suku, memiliki dua sisi sebagai kekuatan pemersatu atau justru menjadi pemecah-belah. Primordialisme menjadi sebuah harga mati. Tidak loyal rasanya jika tidak memilih berdasarkan ikatan emosional, ketokohan, suku dan kedekatan kekerabatan.

terlepas dari rasa sikap yang (cenderung) ber-primordialis, mungkin ada baik, ada juga buruknya.. Semuanya sah sah saja. Tak ada aturan yg mengharuskan sikap primordialisme itu di tolak atau diyakini dalam kancah perpolitikan Indonesia. semuanya dikembalikan lagi ke diri masing-masing. Apakah anda merasa nyaman dengan sikap Primordialisme atau tidak menuju pilpres 2009 mendatang .. Whetever !!

1 komentar:

ardianzzz mengatakan...

hati hati lho, biarpun pengguna internet indonesia cuma kurang dari 20 persen tapi udah ada uu ite.. bisa masyuk penjara loh