Di New Karebosi, Kita Rayakan Happy Ied Mubarak 1429 H

Rabu, Oktober 01, 2008 di Rabu, Oktober 01, 2008

Suara takbiran sambung menyambung berkumandang bergemuruh dilangit karebosi. Ketika hari masih gelap, berbagai lapisan masyarakat dari berbagai tempat sudah berbondong bondong datang memenuhi lapangan karebosi tuk melaksanakan sholat idul fitri 1429 H.

Ini kali pertama lapangan karebosi dibuka kembali untuk Pelaksanaan sholat idul fitri. Meski tidak dihadiri oleh Gubernur Sulsel, Beberapa pejabat teras kota tampak ikut berbaur dalam suasana kemasygulan suasana idul fitri. Antusiasme masyarakat untuk berlebaran di karebosi sepertinya tidak menyurut walaupun sekarang sudah banyak lapangan dan hotel sebagai alternative untuk melaksanakan salat ied bersama. Meski resolusi gambar yang amburadul, moment pun terabadikan secara "paksa" hehe..

(Panggung Tribun Utama)



(Pengaturan shaf dan Suasana Takbiran)





Walau masih dalam tahap finishing, wajah lapangan karebosi sekarang sudah jauh berbeda. Tribun utama tampak megah berdiri disisi utara lapangan. Rumput2 kembali ditanam di atas lahan yang sudah ditinggikan. Lapangan parkir yang terletak di bunker bawah juga sudah bisa digunakan. Karebosi ku sepertinya terus berbenah.Terlepas dari pro dan kontra masyarakat dan pemerintah mengenai wajah karebosi yang sekarang.

(Khutbah oleh KH.Mustamin Arsyad)



(Buku Khutbah)



INCUMBENT jadi Idola

Begitu ceramah usai, para masyarakat menyerbu bapak walikota dan Calon walikota untuk sekedar untuk bersalaman dan foto bersama. PHBI Mks juga telah mengumumkan hasil lomba pawai mobil hias antar kecamatan sekota makassar yang di laksanakan pada malam takbiran semalam. Dari perlombaan tersebut, kecamatan mamajang berhasil memperoleh nilai tertinggi dan berhak merebut piala yang disediakan oleh panitia.

(Sebelah Kiri: Walikota Mks)



(salah satu caWALI : Iasmo)




KEBIASAAN SGELINTIR MASYARAKAT KITA USAI BERLEBARAN DI KAREBOSI
(TANYA KENAPA?)



(Ziarah :Ritual Vs klenik)

(Informasi anak hilang)


(Koran bekas yang tersisa)


(Banyak paparazzi mengintai)



(Syamsoe in action: akhirnya jadi korban paparazzi juga)



(bakar Dupa)



belum lagi berdesak desakan di gerbang pintu keluar, diserbu gepeng, balon gas terlepas dan terbang ke udara, numpang foto foto narsis berlatar monumen mandala, lirik lirik berharap tershoot kamera TVRI de el, fiuhh, warna warni lebaran di karebosi selalu mengundang kerinduan untuk kembali kesana saat musim lebaran tiba.

Karebosiku semakin berbenah, Ibarat anak dara, tau rungkana sulawesi yang beranjak remaja, karebosi semakin bersolek menuju kota penuh harapan – The Great expectation. Saat ini sudah ada lapangan parkir tepat dibawah tanah lapangan, semuanya tidak seperti dulu lagi. tapi Semoga saja dengan semakin modernnya lapangan karebosi sekarang, ciri khas karebosi tempo dulu tetap bisa kita nikmati. Akhirnya, mari berjabatan tangan. kita kembali kefitrah. Rechange your soul and back to Fitrah. Taqaballalu minna wa minkum. Mohon maaf lahir dan batin. Selamat Ied Fitri 1429 H. Kembali suci ke fitrah yang sebenarnya.. jadi Kita Mulai dari Nol ya!

5 komentar:

Ipul mengatakan...

Bagus pengalamanta' daeng...
kenapa tidak dituliskan untuk Panyingkul..?

ditunggu ya..?

Ipul mengatakan...

begh..tidak daeng, ini postinganta bagus sekali..pengalaman warga yang berlebaran di Karebosi baru..kita bandingkan mi dengan pengalamanta waktu lebaran di Karebosi yang lama..
sebuah perspektif warga yangkuat saya kira..

tulis maki dulu, mumpung masih dalam suasana Syawal..nanti akan ada konsultasi dari editor kalo memang ada yang mesti diperbaiki...

Khalid Mustafa mengatakan...

Wah, jadi ingat beberapa tahun lalu lebaran di karebosi. Sayang sekarang cuman dekat rumah saja, di Pertamina Garuda.

Ini ada sedikit tulisannya juga http://khalidmustafa.info/?p=459

San mengatakan...

nda hilang ji itu anak, buktinya tuh ada kelihatan ji :D semoga bertemu kembali dengan keluarganya, kasian

rodeo mengatakan...

Kenapa bukan fenomena "sulitnya pilihan untuk kawin" yang dibahas??
-seperti adat yang menghambat (uang Panai')
-tipe wanita yang semakin beragam (banyak pilihan, sedikit waktu akhirnya jadi sgt tertekan dalam menentukan pilihan)
-life style (keasyikan dalam pergaulan hingga takut kehilangan kebebasan klo sudah nikah)
-dll