Reuni
Saatnya malam ini kau tertawa...
Mengenang masa penuh bahagia
Bercengkrama dan bertukar kata
Saling mengurai lakon hidup yang berbeda
Tapi, Reuni..
Mungkin kau juga harus menangis
Di tengah harpa dan biduan yang bernyanyi
Sesal..
Hadirmu tak berarti lagi disini
Reuni..
Apa lagi yang kau cari disini
Hanya menambah sepi dan marah dihati
Sekali lagi, Reuni...
Sudilah kau tuk beranjak pergi
Aku tak mau habiskan waktuku disini
Bersama seonggok duri
Tak berbekas di hati
( Nursamsu, Harian Fajar Edisi Minggu, Agustus 2005)
Puisi Pengharapan (Refleksi Frustek Jilid 2)
Kamis, Januari 24, 2008 di Kamis, Januari 24, 2008This entry was posted on Kamis, Januari 24, 2008 . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.
Langgan:
Poskan Komentar (Atom)












0 komentar:
Poskan Komentar