Takut Ketinggian

Sabtu, November 10, 2007 di Sabtu, November 10, 2007

Tadi sore ada sedikit urusan yang membuat saya harus jalan-jalan ke graha pena makassar.

Graha Pena Makassar adalah gedung Media Fajar Group yang terletak di jalan Urip Sumohardjo samping Jalan Tol Reformasi Makassar. Gedung ini adalah pusat informasi dibawah bendera fajar group, gedung perkantoran, room for rent, perbankan, meeting, bisnis dan media cetak, radio dan Tv.

Sesampainya disana, ternyata seorang teman malah ngajak saya untuk naik ke lantai 19 gedung. Katanya sih, ia ingin ditemani untuk mengecek kabel transmisi.. tugas saya hanya membantu membawa tas serta teman ngobrol. Busyett,

Begitu lift sampai di lantai 19-lantai tertinggi gedung ini, teman ini sejenak memeriksa kondisi alat transmisi tsb. saya menyempatkan diri melihat pemandangan luar kota makassar dari balik kaca. Oh ya, Begitu tahap finishing lantai 19 iniselesai, nantinya lantai ini akan dibuka untuk umum sebagai tempat refresing dan melihat diaroma gedung dan keindahan kota dari ketinggian.

Akhirnya teman saya sudah selesai mengecek alat. Ternyata tidak sampai disini. Teman saya mengajak lagi untuk naik ke atas atap. Dari lantai 19, kami akhirnya melewati beberapa anak tangga kecil lagi untuk sampai ke atap gedung. Menurut teman saya, tangga ini cuma khusus untuk teknisi yang berkepentingan saja. Bukan untuk umum. Saya sih ikut saja. Itung2 cari suasana lah.

Akhirnya sampailah kami di atap gedung. Diatap gedung ini terlihat tiang tiang besar berbentuk pena yang menjulang tinggi. Ada sekitar 50 aan anak tangga berputar untuk naik ke puncak Pena / Teman malah menantang untuk mencoba naik ke puncak pena

Waduhhh, Manjat ke atas ? uppss .. Gila.. bukannya di atas, anginnya sangat kencang? pasti sangat mengerikan. Kalau tidak salah gedung graha pena makassar ini untuk sementara adalah gedung tertinggi di makassar dengan ketinggian 77 meter dari atas permukaan laut. D itambah lagi harus memanjat puluhan anak tangga berputar dengan pijakan yang cukup sempit untuk sampai ke pusat pena. Nda tau brapa meter mi itu

Meski lutut serasa mau lepas dan keringat dingin mulai keluar, ternyata semuanya terhapus setelah melihat pemandangan kota makassar dari atas... CANTIK SEKALI.. SWEAR.. ACTUALLY MAKASSAR IS A WONDERFUL CITY...Sayang , saya tidak berani mengabadikan pemandangan ini via kamera yg saya bawa, berhubung kedua tangan tidak berani melepas besi pena erat-erat sambil mulut tak henti hentinya ber komat kamit membaca doa yang bisa dibaca.. it; the first time i'm on the air. sungguh merupakan pengalaman yang menegangkan tapi mungkin juga mengasyikkan. hik hik

0 komentar: