Kanal Air Fort Rotterdam; From Makassar to Netherland

Minggu, April 26, 2015 di Minggu, April 26, 2015

Tema : Air

-Tulisan ini di ikutkan dalam kompetisiblog Neso Indonesia 2015
  
Perang selalu menyisakan sejuta  cerita.  Kota Makassar sebagai salah satu tempat yang pernah disinggah oleh tentara kolonial juga mempunyai kisah tersendiri. Tentara Kolonal akhirnya pergi dengan meninggalkan warisan sisa perang berupa konstruksi gedung indah, benteng dan system pengairan yang kuat. Peninggalan tersebut kini lestari dan akhirnya menjadi ikon kota di beberapa daerah di Indonesia dan menjadi aksentuasi serta penambah devisa wisatawan domestik dan Intenational.  Salah satunya peninggalan kolonial yang dimaksud adalah parit/kanal di Fort Rotterdam di kota Makassar- Sulawesi Selatan.

Berkunjung ke kota Makassar, tak elok rasanya jika tak mengunjungi salah satu benteng peninggalan Belanda di jalan Penghibur kota Makassar atau tepatnya di sebelah barat Kota  berada di area pesisir pantai Losari berdampingan dengan Gedung RRI Makassar dan tak jauh dari Lapangan Karebosi- titik Nol Kilometer kota Makassar. Benteng Fort Rotterdam atau biasa juga di sebut benteng Pannyua (penyu) merupakan salah satu ikon destinasi wisata kota berupa benteng peninggalan kerajaan kota dimana benteng ini merupakan pusat informasi sejarah, Pusat kegiatan berkesenian  dan pagelaran Budaya,  dan Museum I Lagaligo. Benteng ini  sempat di kuasai oleh sekutu belanda saat itu dan di beri nama  ‘Fort Rotterdam” atau benteng Rotterdam yang tak lain untuk mengenang kota kelahiran salah satu laksamana pasukan kolonial di masa penjajahan yaitu Cornelis Speelman. Untuk menuju ke sana dapat diakses dari bandaran dan berbagai arah kota dengan sarana transportasi yang mudah dan terjangkau.

Foto Koleksi Pribadi Tahun 2007


Sumber foto dari http://wisata.kompasiana.com/jalan-jalan/2013/08/31/corat-coret-di-benteng-rotterdam-makassar-585492.html

Inovasi pembuatan parit yang masih tersisa di lokasi sekitar benteng adalah kanal disisi selatan benteng yang menjorok kelaut. Seperti karakteristik parit benteng dibeberapa daerah lain seperti di sumatera selatan, pembanguna parit selain upaya sebagai taktik pertahanan atau strategi parit, juga untuk mengantisipasi luapan air dari laut jika sewaktu waktu  terjadi air pasang.

Tidak hanya di negerinya sendiri, sepertinya tentara sekutu yang datang dan lama mendiami suatu daerah, selalu membuat inovasi apa saja entah itu dari struktur bangunan maupun fasilitas penunjang aktifitas kehidupan yang terbukti sumbangsih pemikirannya tak lekang ditelan waktu. Kanal kota dimultifungsikan sebagai jalan raya transportasi umum dan murah tuk efisiensi lahan serta bertujuan meminimalisir polusi udara sisa pembuangan bahan bakar ke udara.

Kini, setelah mengalami beberapa renovasi, Parit kota Benteng Rottedam menjelma menjadi taman kota, tempat bercengkrama dan jalan sore menikmati eksotisme benteng Rotterdam di antara rimbun pepohonan kecil yang di minati oleh warga Makassar khususnya mereka yang ingin menghabiskan sore seraya menunggu matahari terbenam di pantai losari.

Bangunan benteng fort Rotterdam masih terlihat kokoh meski telah berusia ratusan tahun. Disekelilingnya telah berdiri berbagai tempat penginapan dan sarana hiburan serta gedung pemerintahan antara lain Hotel Pantai Gapura, Makassar Golden Hotel, Kantor Polsekta, Dermaga penyebrangan antar pulau, Museum Kota, Souvenir Cendramata, Publik Space, Tempat Hiburan dan puluhan Kuliner khas Lokal.Setelah perjanjian Bongaya di setujui dan benteng Rotterdam jatuh ke tangan Kolonial, mereka lalu melengkapi fasilitas benteng dengan desain arsitektur yang dibuat permanen untuk lebih memperkokoh lagi sistem pertahanan, salah satunya dengan saluran irigasi yang diperkirakan masih ada 14 titik hampir diseluruh area sekitar. Saya hanya berdecak kagum, disaat perang masih berkecamuk saat itu, Speelman dan pasukannya masih sempat memikirkan membuat sebuah basis pertahanan dengan dilengkapi dengan system irigasi yang ternyata manfaatnya masih dirasakan hingga saat kini.

Tuan Speelman bisa saja mengabaikan atau bahkan mungkin tak sempat lagi memperhatikan bahwa letak geografis dari kota Ujung Pandang saat itu masih jauh berada di atas daratan Belanda atau dalam kategori zona area aman dengan ketinggian daratan sekitar 1 – 25 meter diatas permukaan laut yang juga semakin diuntungkan dengan adanya muara sungai tallo dan jeneberang yang saat itu cukup untuk mengakomodir untuk sistem saluran air kota.

Speelman dan kawan kawan pun bisa jadi tidak terlena dan mengindahkan situasi tempat sekitar benteng yang masih sangat lengang, aman dan belum ada  aktifitas penduduk dengan segala permasalahan limbah pembuangannya seperti sekarang ini sehingga dengan gigih tetap  berinisiatif untuk membuat sebuah system irigasi yang kuat di samping benteng dengan daya tampung debit air dari berbagai penjuru kota.

Foto: Koleksi Pribadi , Minggu Sore Tgl 26/04/2015

Berbekal pengetahuan tentang system pengairan dan upaya mempertahankan kelangsungan hidup dari bahaya banjir inilah yang membuat Mr. Speelman and the Gang saat itu memutuskan membuat sebuah pola irigasi yang membelah jantung kota Sebelah Selatan Kota Ujung pandang dengan desain sentuhan struktur tulang dan material yang kokoh seperti drainase pipa dari bahan keramik serta perencanaan yang matang dengan segala macam pertimbangan. Tak heran jika beberapa titik bekas irigasi yang tertimbun disepanjang pantai mengarah ke utara kota masih dapat ditemukan hingga kini disepanjang barat Pantai Losari hingga hampir mencapai sudut jalan Nusantara dimana diatas tanah itu telah berdiri pabrik terigu terbesar ke dua di Indonesia yaitu PT. Berdikari yang berganti nama menjadi PT. Easter Pearl Flour Mills serta jalan Tol Reformasi Makassar).

Lupakan jangan, dibuang Sayang
Sebagai kota terbesar di kawasan timur Indonesia, Makassar terus berbenah. Laiknya kota besar lainnya ddi Indonesia, kota ini tak lepas dari permasalahan klasik yaitu banjir dan system pembuangan limbah air. Pembangunan berlangsung signifikan dan meninggalkan kompensasi adalah bagaimana pembangunan kota sedapat mungkin tidak mengabaikan system tatanan kota dan keseimbangan alam. Salah satunya adalah imbas dari pembangunan itu sendiri adalah semakin banyaknya pembuangan berupa limbah air yang memerlukan irigasi yang bermuara pada saluran kanal peninggalan masa penjajahan belanda.

Di tahun 2012 silam, revitalisasi pantai Losari Makassar bertumbuh. Dengan spirit tagline ‘ Makassar- The Great Expectation’, Tuntutan kota semakin bertambah dan berbagai pemukiman baru pun bertumbuh hingga sampai pada titik kulminasi, bagaimana agar keseimbangan hidup tetap terjaga dengan konsisten menjaga dan mempertahankan system irigasi kanal peninggalan kolonial yang masih ada sampai sekarang dengan tetap berlandaskan kearifan lokal, karakter kota dan peningkatan kualitas masyarakat secara berkesinambungan. Satu hal yang patut disyukuri adalah, pemerintah kota mungkin tidak perlu terlalu repot lagi dalam merancang dan membangun sebuah system drainase pembuangan air yang baru karena irigasi pembuangan sekarang berupa kanal besar peninggalan belanda di makassar masih berfungsi di sisi sebelah selatan benteng Rotterdam masih berfungsi dengan baik. Pemerintah tinggal menjaga kelestarian dari kanal tersebut dan membangun saluran kanal kanal kecil hampir disetiap daerah kota dimana kanal ini saling terhubungkan satu dengan yang lain dan akhirnya berkumpul pada saluran air di drainase kanal besar peninggalan kolonial untuk selanjutnya bermuara ke laut.

Saya menghayalkan, melihat hubungan diplomatik antar Negara Indonesia – Belanda yang sudah terjalin di masa sekarang akan semakin membuka kran untuk sebuah kemungkinan kerjasama antar pemerintah untuk mere-strukturisasi kembali berbagai macam peninggalan jaman perang belanda seperti system irigasi yang mungkin masih tertimbun rapi jauh di bawah tanah, mengajarkan cara mengelola system pengaturan air yang kesemuanya itu kembali lagi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat Indonesia yang tersebar di Nusantara pada umumnya dan Makassar pada khususnya.

Bagaimana dengan cerita warisan peninggalan kolonial di kotamu?

Referensi
http://m.tempo.co/read/news/2009/11/13/058208167/Tim-Peneliti-Makassar-Telusuri-Temuan-Saluran-Air-diFort-Rotterdam

Yaumul Milad ke-1 My Emir Boy

Selasa, Januari 20, 2015 di Selasa, Januari 20, 2015


Menguji Nyali di Kompetisi Blog Rush Adrenaline

Rabu, November 26, 2014 di Rabu, November 26, 2014


Siapa yang tak kenal pulau dewata Bali? Sebagai salah satu destinasi tempat berlibur terbaik di dunia, propinsi ini berhasil menarik ribuan wisatawan baik domestik maupun international setiap tahunnya tuk berkunjung ke pulau bali.

Selalu ada alasan untuk kembali mengunjungi tempat ini. Dan di setiap kunjungan tentulah mempunyai cerita dan pengalaman seru yang bisa jadi akan terulang kembali. Dinas Pariwisata Bali mungkin tak perlu terlalu pusing lagi mempromosikan aset wisata daerahnya. Selain sebagai salah satu tempat muasal mahakarya warisan budaya berseni tinggi dari nusantara, ragam kuliner, adat budaya serta ragam corak fauna dan ratusan pura tempat peribadatan ritual umat Hindu, pulau bali juga dikenal sebagai tempat untuk melakukan olahraga ekstrim bagi mereka yang gemar melakukan hobby memicu adrenaline ini.

Berbagai sarana olahraga ekstrim di beberapa spot tempat di pulau dewata rutin dikunjungi oleh mereka yang ingin sekedar menjajal nyali. Tak heran, disetiap tempat wisata dibali semakin berjamuran berbagai sarana dan penyedia jasa travel yang menawarkan wisata olahraga ekstrim yang aman dan menyenangkan

Berwisata di pulau bali sangat mengasyikkan. Kita dapat mengeliling setiap sudut pulau ini dengan menggunakan berbagai transportasi darat seperti sepeda motor yang banyak tersedia untuk disewakan ataukan dengan kendaraan roda empat pribadi atau bus wisata. Salah satu kendaraan yang cocok adalah mobil yang berkategori SUV atau sport Utility Vehicle seperti Toyota Rush. Mobil Rush sejak peluncuran beberapa waktu lalu telah terbukti ampuh untuk menjajal berbagai medan baik dijalan raya maupun tanah bebatuan. Tentunya ini didukung dengan spesifikasi mobil yang memang dirancang untuk perjalanan berbagai medan dengan suspensi yang baik sehingga membuat pengendara dan penumpang tetap merasa enjoy selama mengendarai mobil Toyota Rush.

Pulau bali  dikenal juga memiliki beberapa pantai dengan ketinggian ombak yang cukup untuk melakukan olahraga surfing seperti pantai kuta, sanur, pandawa dan wilayah perairan tanjung benoa. Disana kita dapat melakukan  sea walker, diving, parasailing dan juga bungy/bungeee jumping. Untuk olahraga arung jeram dipulau dewata, daerah telaga waja river dan sungai ayung dgn khas relief di sisi sungai yang dapat menjadi tempat alternatif wisata air yang sangat representatif. 

Ditempat lain seperti wahana rekriasi water boom bali, para pecinta olahraga air dapat beruji nyali di papan peluncuran kategori ekstrim dengan meluncur dari papan dengan ketinggian vertikal dgn kemiringan nyaris 90 derajat. Bagi pencinta otomotif, Kawasan hutan raya dan tebing dengan berkendara Motor trail menuruni lembah dan bukit menjadi salah satu primadona wisatadi sekitar area pegunungan kintamani. Belum lagi permainan lontar diri atau mengikatkan diri di kursi dan kursi tersebut lalu dilontarkan atas sejauh puluhan meter keudara dengan durasi yang cukup membuat sport jantung serta wajah merona pasi. 

Dalam beberapa kesempatan berkunjung ke pulau bali, saya pernah berkesempatan tuk berkunjung ke tanjung benoa tuk sekedar menikmati rekriasi air, melayang diatas udara dengan berparasailing dan snorkling diseputaran perairan tanjung. Nah, dipertengahan bulan Mei 2014 lalu, saya kembali mendapatkan kesempatan tuk merasakan sensasi olahraga bike trail: bersepeda menuruni bukit kintamani, menyisir hutan menerobos semak dan ber-arung jeram mengarungi sungai ayung, merasakan sensasi geliat ombak air, berkompetisi dengan bikers lain, menciptakan bahagia dan tentunya tak lain tuk lebih mempererat tali persaudaraan.




BikeTrail on Mt. Kintamani - Denpasar


Arung Jeram on Ayung River -Ubud Bali

Terus terang saya sebenarnya masih termasuk kategori 'penakut' untuk kegiatan yang berbau ektrime. Alasannya sederhana. Olahraga ektreme itu menuntut adrenaline yang tinggi. darah memacu dengan cepat. Melayang diatas ketinggian laut, merasakan tamparan ombak aliran sungai dan kerasnya benturan batu, serta merta tentu menimbulkan efek degub jantung yang lebih cepat dari biasanya. Ini membuat produksi keringat berlebih yang membuat saya menjadi nyaman dengan situasi seperti itu. Tetapi karena ingin juga merasakan pengalaman sensasi berbeda, akhirnya ketakutan itu terkalahkan juga oleh rasa penasaran, dan setelah melewati masa masa menegangkan, saat finish pun berakhir dengan happy ending, Pengalaman ini membuahkan efek semacam 'candu' untuk kembali ingin merasakan sensasi menegangkan berikutnya.

Akhirnya kesempatan tuk merasakan sensasi olahraga berkategori ektreme ini kembali datang lewat kompetisi lomba penulisan blog dengan tema Adrenaline Rush Blogging Competition 2014. Dalam lomba penulisan blog adrenalin kempetisi ini, kita dapat berkesempatan memenangkan liburan kebali untuk dua pemenang dimana hadiah tersebut sudah termasuk transportasi Jakarta-Bali pulang pergi, akomodasi penginapan hotel setara bintang 4 dan tentunya tiket beberapa kegiatan ektreme yang akan dilakukan disana sesuai dengan skejul panitia seperti sea walker, parasailing dan flyng fish. Menarik tentunya.

Lomba ini digelar sekitar dua minggu lebih yaitu dimulai dari tanggal 21 Oktober sampai dengan 07 Desember 2014. Jadi masih ada untuk mengirimkan tulisan pengalaman terbaikmu dengan mengirimkan tulisan ke alamat link TOYOTA dengan tema lomba 'kegiatan ekstrim apa yang akan kamu lakukan dengan menggunakan mobil toyota Rush'?

Adapun syarat dan ketentuannya lomba sebagai berikut:
Peserta mendaftarkan tulisan di link microsite tentunya dengan tema yang telah ditentukan, konten tulisan sesuai tema dan peserta dapat mengirimkan karya tulisan lebih dari satu. Jangan lupa jumlah paragraf tulisan harus memenuhi syarat minimal 4 paragraf atau sekurang kurangnya 1500 karakter kata. Ohya, peserta adalah warga negara indonesia dan harus mengisi informasi alamat KTP dan email yang valid yang tentunya hali ini akan berguna nantinya jika ada persyaratan yang kurang/dianggap tidak lengkap atau email tidak bisa dihubungi maka peserta boleh mengirimkan kembali karyanya selama waktu pendaftaran belum tutup.

Mekanisme lombanya seperti apa sieh?
Tema lomba adalah : kegiatan ektrim apa yang akan kamu lakukan dengan menggunakan mobil toyota Rush'?. kemudian peserta wajib mencantumkan hyperlink http://www.toyota.astra.co.id/product/new-rush didalam konten tulisan. Semua tulisan yang masuk kedewan juri akan diseleksi apabila persyaratan telah dianggap terpenuhi sesuai jadual lomba yang ditentukan. Peserta dapat mengirimkan naskah tulisan blog lebih dari satu karya dengan rentang waktu sehari setelah tulisan sebelumnya di kirimkan. Periode lomba dimulai dari tanggal 21 Oktober 2014 sampai dengan 07 Desember 2014 pukul 22:00 WIB tentunya dengan catatan semua karya yang masuk dalam periode rentang itu sudah dianggap syah dan layak diikutkan dalam lomba oleh panitia.

Yang terpenting adalah mempromosikan tulisan. Peserta wajib me-like akun facebook ToyotaID dan men follow twitter @ToyotaID lalu menyebarkan artikel lomba di social media tsb dengan mention @toyotaID tentunya dengan menggunakan hastag #AdrenalineRush. Pengumuman lomba nantinya akan di umumkan dibulan Desember 2014 tentunya lewat akun resmi penyelenggara lomba yaitu Toyota Astra dengan Link http://www.toyota.astra.co.id. Perlu diingatkan adalah, selama penyelenggaraan lomba, Pihak Toyota sama sekali tidak memungut biaya apapun untuk menghindari terjadinya penipuan dan peraturan dapat berubah setiap saat tanpa persetujuan terlebih dahulu kepada para peserta. Yang terakhir adalah keputusan dewan juri mutlak dan tak dapat diganggu gugat.

Jadi tunggu apa lagi. Segera siapkan fisik dan mental untuk mengikuti kegiatan adrenaline dibali dengan mengirimkan karya pengalaman terbaikmu. Jika masih ada informasi yang kurang jelas silahkan klik link lomba penulisan pengalaman adrenaline mu di link Lomba Blog Adrenaline Rush ini. So, semoga kita beruntung dan sampai bertemu di Bali * Ehh:)

<img src="http://dmp1.idblognetwork.com/capt.php?p=lombablog-D02"
width="1" height="1">

Jomblo itu menyenangkan - Sebuah catatan singkat film AADC 2014

Sabtu, November 08, 2014 di Sabtu, November 08, 2014

Waktu tidak pernah berjalan mundur
dan hari tidak pernah terulang
tetapi pagi selalu menawarkan cerita baru --- 
 - Salah Satu puisi dari Film AADC 2014 -


Excited !!

Era digital sekarang semakin menuntut varian dlm memperkenalkan fiturnya. Ditengah ramainya jagad maya oleh serbuan jejaring social dan microblogging yang menawarkan kemudahan dalam berkomunikasi secara mobile, LINE INDONESIA hadir dengan mengusung motto 'Love, Life, Life'. Layanan Line sbg salah satu layanan chatting via hp yang sudah ramai di gunakan jutaan orang dari 42 negara ini hadir dengan menawarkan fitur 'find alumni' lewat besutan mini drama dari film remaja anyar 'Ada Apa dengan Cinta' yg sukses merebut hati remaja dan booming di tahun 2002 lalu .

Sebenarnya sudah banyak sieh aplikasi fitur dari berbagai layanan jejaring media social yang menawarkan kemudahan berkomunikasi. Dan seiring waktu dan kebutuhan masyarakat akan komunikasi secara cepat dan modern, kehadiran Line yang awalnya hanya dibuat akibat sulitnya para pegawai NHN Jepang saat itu untuk berkomunikasi akibat dampak tsunami dijepang di tahun 2011 lalu akhirnya kini dapat juga di nikmati oleh masyarakat Indonesia sejak beberapa tahun terakhir secara viral.  

Ide Promosi Line menjadi unggul karena diluar mainstream, menggunakan fasilitas gratisan uplod dari youtube dengan hasil yang luar biasa. Sebuah teknik marketing cerdas dimana para layanan jasa chatt line masih memilih menghamburkan biaya promosi di media berbayar untuk memperkenalkan produknya. Line pandai melihat momentum reuni 12 tahun ketenaran film AADC dgn merangkul Mira Lesmana dan mengumpulkan para pemain film aadc tuk membuat sequel  versi 2014 berdurasi pendek.

Dibawah sentuhan Miles Production bekerja sama dengan Tim Line, syuting selama dua hari di korea ini akhirnya sukses menyentuh sentimentil mereka lewat suguhan durasi 1 menit 24 detik. Menggugah kembali minat remaja yang saat itu masih berusia sekitar 17 tahun dan sasaran sekarang tentunya mereka yang sempat menyaksikan kejayaan film ini sekarang sudah berusia sekitar 29 tahun. Sasaran usia Esmud yang empuk tuk mereka yang gencar gencarnya membutuhkan gadget tuk aktifitas sehari hari.

Meski peluncuran promo film AADC 2014 ini hanya diunggah via media youtube, tetapi respon dan sambutan masyarakat yg sempat mengandrungi kejayaan film remaja ini dimasanya sungguh luar biasa. Di kicauan twitter bahkan bbrp produk lain sudah berusaha numpang beken dgn menggunakan beberapa dialog dlm mini drama sperti indomie, XL dan Guinnes. Dan dengan iklan ini pula akhirnya saya ikut teracuni tuk membuat akun Line Indonesia dgn ID daengsyamsoe * terlambat gaul :)


Curhat Ahh.... 

Reuni 2014 film Ada Apa dgn Cinta. Sebuah film yg bisa di bilang sebuah film remaja yg menjadi tonggak bangkitnya kembali film indonesia di negeri sendiri dimana saat itu film Indonesia sedang terpuruk oleh tema film yang hanya mengumbar Syahwat.

Reuni itu apa sieh? Tanpa bantuan wikipedi saya coba artikan saja.  Dari kata 'RE' mengandung makna melakukan kembali, sedangkan 'UNI' bisa juga diartikan sebagai serikat ehh kumpulan lebih tepatnya jika dpadankan dengan konteks kalimat apa yg akan mengikut dibelakangnya.

Yah, jadi ingin be-reuni juga. Bereuni dengan kenangan diri sendiri 12 tahun silam. Saya adalah satu dari jutaan penggemar film ini. Sewaktu film ini booming, umur saya 22 tahun, masih di bangku kuliah dan belum mempunyai pacar *ehh. Sesekali menyempatkan nonton kalo lagi ada duit saku berlebih dgn memilah film film yg dirasa terjangkau, keren dan masuk kategori wajib tonton versi diri sendiri saat itu. Kadang nonton bioskopnya sendiri tapi lebih sering nobar bersama dengan teman kampus, atau kalo lagi suntuk, kadang juga mengajak Si Iwan, teman depan rumah sepermainan dari kecil dan kebetulan kuliahnya juga satu kampus.

Sedikit flasback, menonton kembali tayangan AADC 2014 versi mini drama ini, saya ikut terseret merasakan romansa atmosfer reuni dua belas tahun lalu. Dahulu, saat tayangan pertama di bioskop 21 saat itu ( skg jd gerai KFC ) dijalan Ratulangi Mks, saya malah pergi nya dengan si Iwan, tidak dgn pacar karena saat itu kebetulan kami berdua masih dalam zona jombo akut. Berada ditengah tengah penonton abg (waktu itu) dgn pasangan masing masing, tapi saya justru hanya dgn si iwan berusaha menyabarkan diri, muka tembok, dan menguatkan hati, ikut militan fight rela antri berjam jam demi mendapatkan dua lembar tiket nonton.

Betapa memalukan. Tapi kami cuek saja dipelototi beberapa pasangan kekasih. Bisa jadi diantara mereka ada yg mungkin sudah berfikiran macam macam menggosipi kami sebagai pasangan terlarang ato apa tapi mau dia apa. Nasib sudah menuntut jalannya harus seperti ini dulu.

Ngomong2 tentang iwan, teman nonton AADCsy waktu itu, sebenarnya ini bukan kali pertama  kami pergi berdua. Berhubung kami berdua adalah penggemar Dian Sastro Terselubung (DST), maka disetiap kesempatan jika ada premier film yang menghadirkan bintang dian sastro maka kami usahakan nonton bersama. Selepas nonton biasanya timbul debat kusir dan diskusi film kecil kecilan tentang mutu film yang telah kami nonton itu. Kaset pita Ost AADC milik iwan saat itu malah sudah berkeliling ke radio liar dan kamar tetangga hingga akhirnya lenyap entah ditangan siapa.  begitu film dian sastro berikutnya tayang berjudul ungu violet diputar di layar 21, kami kembali duduk bersama didalam bioskop Sayang filmnya kurang booming. Animo penonton kurang. Kursi penonton nyaris kosong melompong.

Diluar dari aktifitas nonton, sejatinya Iwan adalah juga penggila Bola. Jika ada pertandingan bola antar lorong, ataukah pertandingan PSM Makassar di stadion, si iwan yg juga piawai memainkan kulit bundar ini jugalah yg lebih sering mengajak saya nonton bersama di stadion mattoanging Mks.

Sungguh menyenangkan. Dimasa masa masa jomblo seperti itu, kami mengisinya dengan merayakan kebebasan mengikuti hobby sesuai yang di inginkan. Di stadion kebanggan Makassar itu jg, kerap kami bertemu dgn bberapa teman dekat rumah lain yg juga sudah lebih dahulu berada di bibir tembok, siap kucing kucingan dengan petugas demi beberapa lembar rupiah, menjadi joki dgn menarik kami kami naik ke atas dgn bantuan tali sabuk karate.

Saya bukan pengamat film. Tapi secara visual, saya mengatakan film aadc ini sukses berat. Kenapa seperti itu? Indikatornya adalah selain meraih jumlah penonton film indonesia terbanyak di jamannya, Ost lagunya laku keras, film ini jg berhasil mengorbitkan bintang idola remaja baru, Nicho dan Dian, hits movie maker pasutri melly dan anto hoed,  serta membawa angin segar dlm geliat industri perfilman indonesia. Pesan moral yg disampaikan adalah, roman sastra kembali di gaungkan. Setelah film ini tayang, beberapa produksi sinetron ikut mencoba peruntungan dgn membuat genre cerita sejenis. Aadc versi tv pun dibuat. Dunia film dan sinetron indonesia saat itu pun menjadi marak, sukses menelorkan para insan tokoh remaja baru dengan dialog berbau syair dan puisi berima koddala'.

Dampaknya memang luar biasa sampai merambah ke lapisan remaja abg di indonesia terkhusus di mks. Sebagai contoh saking lebaynya (istilah lebay jg blum tren saay itu), remaja saat itu demam mendandani diri ala rangga, tokoh utama pria dlm film aadc yg diperankan oleh Nicholas Saputra, mahasiswa arsitek UI. Mereka mengubah gaya rambut sedikit gimbal dan gonrong belah tengah ala rangga dan berjaket kulit kumal. Di pete pete kampus tak jarang ditemui pula terkadang ada mahasiswa gonrong sengaja duduk disudut paling dalam kendaraan umum ini dgn wajah yg dipasang dingin dan sinis, rambut gonrong menutupi sedikit wajah dan asyik membaca novel sastra. Pokoknya jijayyy dehhhh :)

Reuni Children dari ki-ka:  My Emir with Ocha & his sister 'Icha'

Seiring waktu, saya sudah jarang bertemu dgn sahabat saya ini. Aktifitas dan waktu untuk keluarga membuat kami jarang berkomunikasi lagi. Kami sudah menemukan  'Cinta - Dian Sastro' kami masing masing. Dengan istri dan sepasang putra putrinya, Iwan kini telah sibuk meniti karir sebagai Enjiner, mengabdi sebagai PNS departemen PU di propinsi Sulbar. Sayangnya, sampai sekaran saya blum juga menemukan arsip foto kami berdua, jadi terpaksa foto reuninya di wakili saja dgn foto reuni kumpulan anak kami  :)

Akhirnya, ada apa dengan syamsoe? apakah kalian juga punya kenangan dan  ikut merasakan euforia setelah menonton film sequel AADC ini? :)

Sehari sebelum Hari Sumpah Pemuda

Senin, Oktober 27, 2014 di Senin, Oktober 27, 2014

Hari Bloger itu apa sieh?

                                My Little Boy Emir lg ngintip blognya di www.dsjunior.net

Saya kadang bertanya, hari Blogger itu apa sieh? hari perayaan nasional apalagi yang ditentukan oleh pemerintah dibulan Oktober setiap tahunnya? mengingat tanggal 27 Oktober untuk untuk kelender tahun ini bukanlah bertanggal merah *dasar mental libur :)

Terus yang masuk kategori blogger itu yang bagaimana?
Banyak pengulasan tentang blogger yang terserak di lini maya. Blogger mungkin adalah orang  yang lebih mampu menumpahkan isi kepalanya secara non verbal dalam bentuk tulisan mengenai suatu pandangan suatu peristiwa dan menasbihkannya dalam laman weblog hingga bisa terbaca oleh khalayak pengguna jasa net?. terus kalau orang yang hanya mengcopy paste suatu rangkuman tulisan milik orang lain hingga webnya ramai dikunjungi untuk mengejar pagerank, jualan produk dalam bentuk penyajian personal blog hingga disebut blogger? Mungkin bisa juga seperti itu.

Sekarang ini, perkembangan blog cukup pesat. Blog blog semakin menancapkan perannya sebagai representasi dari eksistensi seseorang. mau contohnya: Blog yg menurut saya bagus itu seperti blognya bpk Nukman Lutfie, pemerhati medsos di blognya Sudut Pandang Dot Com. Secara ringan ia dapat mengungkapkan ide, pandangan dan sudut pandangnya dengan santai dan style sendiri sehingga mampu berbagi ilmu dan pandangan terhadap para pembaca.

Dengan blog, seorang dapat berkiprah lebih luas lagi, seorang raditya dika, dee atau mungkin juga bapak blog Indonesia Enda Nasution bisa jadi tak akan seperti sekarang ini lewat tulisan tulisan mereka di personal blog. Kalo saya pribadi sieh sebenarnya masih malu menyebut diri seorang blogger. Menurutku seorang blogger itu gampang gampang susah, soalx harus tulus dan mempunyai waktu dan kemampuan untuk mengeluarkan uneg-uneg, berkomunikasi nonverbal dan tau apa yang akan ia tulis. Seorang Blogger juga dominan bersifat memorable. Karena mereka senang menyimpan kenangan dalam bentuk tulisan. Mengingat eksistensi jumlah tulisan, kurang aktifnya dalam beberapa kopdar serta event perayaan blogger yang masih bisa dihitung jari. indikator yang akhirnya meratingkan diri sampai sekarang ini belum layak tuk menyandang predikat blogger secara summa cum laude. 

Padahal mau dibilang telat ngeblog ngg juga sieh. Tertarik nulis malah dari SMP. Saat masih bercelana biru pendek biru, kerap dah sering merepotkan diri dalam ekskul mading dan karena melihat masih ada ruang kosong didinding mading yang belum terisi akhirnya saya mengisinya dengan membuat satu dua puisi 'nyampah untuk mengisi kekosongan ruang itu.Terserah ada yang baca atau tidak yang penting madingnya full.

Barulah sekitar pertengahan tahun 2007 saat masih bekerja disebuah perusahaan otomotif dan nyambi sebagai penyiar radio pemberitaan swasta, saya tertarik untuk ikut ngeblog karena saat itu orientasi awal adalah dengan membuat blog, produk yang dipasarkan dapat terpromosikan secara online. Blog pertama cukup sukses sieh. namanya http://www.toyotague.com. Dari teknisnya masih 80% dibantu oleh rekan Yudi dan Emji. Meskipun sekarang personal web itu sudah tinggal kenangan alias dibanned dikarenakan ketidakmampuan membagi waktu dalam mengurus blog, kefrustasian dan kendala teknis yang terbatas. 

Sampai akhirnya ngeblog ini keterusan dan saya pun terperangkap dalam keasyikan dalam menuangkan ide. Seperti anak yang mendapatkan mainan baru, kapan dan dimana saja saya mulai berusaha menyempatkan waktu untuk sekedar blog walking atau membuat beberapa catatan diblog. Dunia blog menjadi candu saat itu dimana sosoknya hadir sebagai teman pelipur lara saat waktu senggang di indekost kabupaten. Menjadi sahabat bersama tuk sekedar membunuh malam malam sunyi dan keterpenjaraan waktu, meskipun sampai saat itu masih menjadi seorang 'blogger' yang passif, jus a stalker dan terkadang memposisikan diri sebagai hantu milis. Hanya menyimak percakapan milis dari dusun yang sepi.

Untungnya jauh sebelum jaman media laman socmed booming seperti sekarang ini, beberapa link komunitas sudah menfasilitasi ruang diskusi dan koment, sarana tuk berbagi komentar mengenai suatu catatan yang diunggah lewat bantuan admin situs berita. Salah satunya adalah http://www.panyingkul.com - Jurnalisme orang biasa yang entah sekarang akhirnya ikut tergerus mati suri seiring gaung berbagai pilihan socmed.

Dan akhirnya berangkat dan belajar dari media panyingkul dot com serta ikut bergabung dalam milis komunitas blogger anging mamiri makassar; tempat kumpulna blogger makassar, saya semakin intens dan mulai berkenalan dengan teman baru, berbagi cerita dan mencoba mengecap karakter mereka lewat rasa tulisan yang disuguhkan serta warna yang tersirat dari pesan yang ingin disampaikan. Pola pikir yang terasah sumbangsihnya justru dari hasil celutukan celutukan milis dan koment dari blog walking.

Tak ingin berpanjang lebar mengenai flasback awal mula ketertarikan ngeblog, sebenarnya hari ini saya malah ingin menuliskan sesuat yang menurut saya layak dan harus saya buatkan catatan tepat dihari penanggalan 27 Oktober 2014 yang bertepatan dengan hari blogger indonesia. 

Sekali lagi bukan karena latah ingin membuat postingan tepat dimoment special para blogger, juga karena merasa hiatus, lama tak ngeblog lagi dan diawal sebelum nulis tadi malah lebih ingin membuat catatan kenangan terhadap Alm. Asdar Muis RMS- Wartawan dan budayawan Makassar, salah seorang yang saya dapat sebutkan saja seorang kawan yang sampai di akhir hayatnya belum mengenal saya dengan baik, dan saya juga belum mengenalnya secara utuh. Juga beberapa uneg serta harapan dengan pelantikan kabinet kerja dibawah kepemimpinan presiden Jokowi yang baru saja dilantik sehari sebelum hari blogger dan dua hari sebelum hari sumpah pemuda.

Saya berjanji akan menuliskannya dikesempatan mendatang. Tak apalah sedikit pengantar tulisan dihari ini, setidaknya ini bisa dijadikan sebagai bukti bahwa sebenarnya saya masih setia untuk ngeblog, mencitai dunia ini dan ingin terus menulis sampai tak mampu lagi menulis.

Selamat hari Blogger Indonesia ke-7 di tahun 2014